Minggu, 06 Januari 2013

ATM MINI MARKET DI BOBOL MALING



DEPOK – minimnya keamanan di mini market membuwat tindak kriminalitas kerap terjadi. Sebuah mini market Indomaret di Jalan H Usman, Kukusan, Beji, Depok dibobol maling. Meskipun lokasi mini market tersebut bersampingan dengan POSPOL nyatanya tidak juga mengurangi tindakan kriminalitas.
 
Bahkan sebuah mesin ATM BRI yang terletak di dalam mini market juga habis dikuras bersama mesin-mesinnya. Diduga terdapat lebih dari Rp130 juta di dalam mesin ATM tersebut.
 
Namun meski terdapat dua mesin ATM yakni ATM Mandiri dan ATM BRI, namun kawanan pencuri tersebut hanya mengambil mesin dan uang ATM BRI juga mengambil rokok dan susu yang ada di mini market.


Pihak Manajemen Pemasaran BRI Depok Herman Wiryadi mengatakan, pihaknya mendapat laporan sekira pukul 04.00 WIB dimana sinyal mesin ATM tiba-tiba tidak berfungsi. Saat mengecek ke lokasi ternyata mesin ATM tersebut telah dibobol maling.
 
"Kami mendapatkan laporan ternyata betul telah dibobol kawanan maling, dengan menjebol rolling door mini market, lalu kami cek, diperkirakan Rp130 juta ada di mesin BRI itu, sudah berjalan transaksinya, bukan baru diisi, kami sudah laporkan ke Polsek Beji," ungkapnya di lokasi, Minggu (06/1/13).


Naasnya lagi warga sekitar dan Petugas Polisi yang piket di POSPOL sebelah mini market  tersbut tidak ada yang  mengetahui kejadian ini.
 
Herman menambahkan, pelaku juga menggasak CCTV yang terletak di atas ATM BRI dan Mandiri. Karena itu pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Beji hanya mengandalkan CCTV dari Indomaret saja.
 
Kerugian yakni satu  brankas ATM BRI berikut mesinnya, serta rokok dan susu di dalam mini market. Hingga kini total kerugian belum bisa ditaksir.

Jumat, 04 Januari 2013

HAI DAY 2012


Jakarta, Sebuah pertunjukan musik akan menampilkan sejumlah musisi dan grup musik papan atas Indonesia. Pentas ini untuk memperingati hari Sumpah Pemuda sekaligus hari jadi Majalah Hai ke-35 tahun. Perayaan bertajuk Hai Day ini berlangsung pada 27 dan 28 Oktober mendatang di Parkir Timur Senayan, Jakarta.
Beberapa pemusik yang akan tapil antara lain Sheila On7, The S.I.G.I.T. , Maliq and The Essential, JKT48, PeeWee Gaskins, Killing Me Inside, Burgerkill, Endank Soekamti, Rocket Rockers, Seringai, Dead Squad, Endah & Rhesa, The Upstairs, Tipe X, Souljah, Tangga, Gamal Audrey Cantika, dan Efek Rumah Kaca.
Ada empat program dari perayaan ini, yakni School Life, Enterpreneur, Music dan Art. Pagelaran kali ini mengangkat tema Celebrating Youth, yang sesuai dengan kampanye tentang anak muda yang dilaksanakan majalah Hai selama setahun.
Seperti yang ditulis dalam siaran pers yang diterima C&R Digital, beragam acara hadir di perayaan yang akan melibatkan 35 komunitas remaja di Indonesia ini seperti school market, comic festival, Kafi toys exhibition, demos open stage, demos hero final, mini JakCloth on HaiDay, crooz ride W/ pride, Hai melodia sale, photography workshop, brio fashion show, hingga BeAT riding challenge.
Untuk pertama kalinya Hai memberikan penghargaan terhadap brand-brand yang menjadi pilihan remaja Indonesia. Ada 35 kategori. Awards ini diberikan berdasarkan survey yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2012. Hai juga memberikan penghargaan kepada project sekolah yang paling inovatif di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Project sekolah yang dinilai adalah project yang digelar dalam periode 1 Oktober 2011 – 30 September 2012.
Hai mengajak seluruh pelajar untuk mebuat sebuah deklarasi yang diwakili oleh 35 sekolah di Jakarta. Isi deklarasi itu, berjanji untuk saling menjaga rekan sendiri maupun dari sekolah lain agar terhindar dari tindak kekerasan. Beragam kompetisi juga hadir seperti Graffiti, Cheerleaders, Tari Saman, Modern Dance Competition, Tawuran Paskibra, dan Futsal.



GRINDING PUNK


Bandung. Sejak awal kemunculannya awal tahun 1990an, punk di Bandung disemarakkan oleh band-band yang identik dengan Sex Pistols, Ramones, dan Exploited. Kemunculan band-band ini seiring dengan makin maraknya simbol-simbol punk yang diadopsi para punker Bandung. Lambang-lambang seperti huruf ‘A’ atau ‘NRQ’ yang merupakan simbol dari ideologi ‘anarchy’, atau tulisan ‘chaos’ tampak mendominasi seluruh atribut punk, mulai dari jaket kulit berspike, jins ketat dan boots, hingga rajah di seluruh badan. Semarak ini semakin dibuaskan oleh pemberitaan media yang selalau menganggap musik punk sebagai musik kesetaraan. Musik for you and me, di mana semua orang harus dapat menyanyikannya bersama-sama dan karenanya, musik punk rata-rata dikemas sangat sederhana. Tiga atau empat jurus, beres. Stereotip inilah yang kemudian berkembang pesat secara musikal. Yang lolos dari pemberitaan media mengenai punk adalah satu : tak digalinya konsep ‘chaos’ dan ‘anarchy’ itu sendiri yang seharusnya menjadi state of mind para punker. Melalui Grinding Punk Corporation, Butchex dkk mencoba mendobrak paradigma itu.

***


Adalah Butchex The Cruels yang baru saja memecat seluruh personilnya tahun 2000an ketika ia datang ke Studio Pieces dan mengadukan kekecewaaannya kepada Dani Jasad. Butchex melihat pola berpikir semua punker Bandung telah terbentuk oleh pemberitaan media massa yang cenderung status quo. Bahwa musik punk itu haus gini, yang gini loh yang musik punk, yang sederhana, tak lebih dari tiga atau empat jurus hingga orang-orang dapat dengan mudah memainkannya, kord-kord dan riff-riffnya juga tak njelimet hingga tak butuh energi banyak dalam menciptakan lagu dan memainkannya. Asal pesan dalam lirik sudah terpenuhi maka sudahlah, beres. Mindset itulah yang diciptakan media mengenai punk dan segera menjadi stereotip. Yang lalu cenderung dilupakan punker adalah esendi ideologi punk itu sendiri : ‘chaos’ dan ‘anarchy’.
Bagi Butchex, ‘chaos’ dan ‘anarchy’ adalah sebuah kondisi tanpa aturan, di mana tak ada satupun bisa menguasai dan mengatur hidup individu. Individu berbebas berkehendak tanpa harus ada aturan-aturan yang mengekang hasrat mereka, apalagi dalam bermusik. Hasrat bermusik Butchex adalah memainkan musik ekstrim sekencang-kencangnya dan mengekspresikan dirinya sebebas-bebasnya melalui The Cruels. Kekecewaan Butchex berlipat-lipat ketika tak ada satu punker pun yang bisa mengejar hasrat musik yang Butchex impikan, juga ketika mereka lalu menggugat, “Naha punk teh kieu Butch? Jiga grindcore ieu mah?” Hingga saat itu yang selalu Butceh inginkan adalah menjawab dengan teriakan, “Punk mah kumaha aing atuh, anjing! Bebaskeun!” Namun yang lebih ia inginkan adalah membentuk sebuah band, bukan menjawab pertanyaan konyol itu. Dan kekecewaannya semakin berlipat ketika menerima kenyataan para punker yang ia temui tak bisa mengejar kekencangan musik ekstrim yang ia impikan.

LSM EDUKASI DSAR


DEPOK - “Edukasi Dasar. Tanpamu aku tidak bisa membaca dan menulis,” kata Oktavianus dalam kalimat terakhir puisi singkatnya yang dibacakan di depan rekan-rekan dan gurunya di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)Edukasi Dasar, Sabtu (18/12) sore.

Berbeda dari biasanya, suasana kelas hari itu lebih ramai. Kali ini, murid-murid 
Edukasi Dasar datang dengan berpakaian rapi serta didampingi orang tuanya masing-masing. Wajar, karena inilah hari terakhir mereka belajar di tahun ajaran 2006-2007. Kelas hari itu ditutup dengan pembagian ijazah dan tas berisi paket peralatan tulis-menulis.
“Kali ini kami meluluskan 33 anak usia 4-6 tahun. Mereka telah belajar mengenal huruf dan kata, sehingga siap masuk sekolah dasar,” kata Tien Suryantini, pengajar sekaligus pendiri 
LSM Edukasi Dasar di kawasan Ratujaya, Depok, Jawa Barat.
Tien sudah merintis lembaga pendidikan ini sejak 1993. Waktu itu, hatinya terusik melihat seorang anak menuliskan kata-kata kotor di tembok dekat rumahnya. Bukannya marah, Tien justru merangkul anak itu dan bertanya apa arti kata-kata yang dituliskannya. Ternyata, anak itu mengaku hanya menirukan tulisan temannya yang sudah lebih tua.
Dari kejadian kecil itu, Tien menyadari buruknya tingkat pendidikan di permukiman sekitar tempat tinggalnya. “Selama ini banyak orang mengira anak yang tidak terurus hanya ada di jalan. Kenyataannya, di pinggiran kota seperti di sini banyak juga anak telantar yang tidak mendapat akses pendidikan yang layak,” ujar istri Nestor Rico Tambunan itu.
Tien kemudian coba menggelar kelas baca sederhana di ruang tamunya. Dengan peralatan sederhana dan seadanya, ibu tiga anak itu mengajar anak-anak tetangganya mengenal huruf. Kegiatan ini terus berkembang dan menjadi rutin.

Kelas diadakan setiap Senin sampai Jumat, masing-masing selama dua jam mulai pukul delapan pagi. Khusus Jumat, kegiatan lebih diarahkan ke rekreasi, mulai dari bernyanyi, menggambar, atau bermain. Tujuannya agar anak-anak tidak jenuh.
Tiap tahunnya kelas diikuti sekitar 30 anak. Pada satu tahun ajaran, jumlahnya pernah membengkak menjadi lebih dari 50 orang. Melihat mudanya usia para orang tua yang datang di acara pembagian ijazah, sepertinya Tien tidak akan pernah kehabisan murid.
Setelah lebih dari 10 tahun, tepatnya pada 3 Juni 2004, barulah kegiatan ini resmi menjadi LSM. Perubahan ini tidak lepas dengan keterlibatan sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ikut menjadi pengajar.
“Kebetulan kami satu gereja di GKI Depok. Pendeta Daniel Budiman memberi tahu bahwa Ibu Deisy (panggilan akrab Tien, sesuai nama putri pertamanya), punya kegiatan pra-sekolah untuk anak-anak. Kami merasa terpanggil dan kemudian membantu mengajar,” kata Ester Novita, salah satu mahasiswa tersebut.
Ester mengaku senang bisa berbagi sesuatu lewat mengajar. “Di sini belajar dilakukan sambil bermain. Kadang justru kami yang tertolong, karena melihat anak-anak ini gembira bisa membantu menghilangkan stres,” lanjutnya.
Ester sempat mengajak teman-temannya untuk ikut mengajar bergantian dengannya. Tapi, satu per satu dari mereka mengundurkan diri setelah lulus. “Kami sebenarnya masih senang mengajar di sini, tapi harus mundur karena sudah bekerja,” kata Erita, rekan Ester.
Ester, Erita, dan beberapa mantan pengajar lainnya menyempatkan diri untuk datang pada acara pembagian ijazah, Sabtu lalu. Kehadiran mereka rupanya cukup membekas di hati bekas murid-muridnya. Hal ini terlihat pada sambutan hangat dari belasan alumnus 
Edukasi Dasar yang juga hadir.

Sempat Ditentang
Sejak berdiri, 
Edukasi Dasar harus melalui jalan yang panjang, berbatu, dan sempit, mirip dengan jalanan menuju lokasinya. Tentangan datang dari keluarga Tien sendiri, dan juga dari tetangga yang curiga.
“Anak-anak sempat protes. Mereka tanya kenapa saya mau ngurusin anak orang lain. Tapi, lambat laun anak-anak saya mau mengerti. Mereka kadang bahkan ikut membantu dan menganggap murid-murid saya sebagai adik-adiknya,” tutur Tien.
Sedangkan tetangga yang curiga sempat menuding kegiatan ini sebagai proses kristenisasi. Namun, Tien bisa membuktikan apa yang diajarkannya semata-mata dilakukan untuk menolong, tanpa alasan lain. Kecurigaan dan tuduhan itu juga akhirnya hilang setelah Tien melakukan open house untuk memperlihatkan kegiatan belajar-mengajar di 
Edukasi Dasar.
Tien punya cita-cita besar agar 
Edukasi Dasar bisa lebih diakui. Sayangnya, keinginan itu tidak mudah terwujud. Salah satu kendala adalah latar belakang pendidikannya. Kendala lain adalah dana. Selama ini, pendanaan lebih mengandalkan donasi perorangan.
“Kalau ditanya apakah saya guru, saya jawab iya. Tapi, saya harus akui memang tidak punya gelar di bidang ini,” kata lulusan STM Mesin Pertanian, Ngawi, Jawa Timur, 1980 itu.
Untungnya, Edukasi Dasar sudah bisa menjalin kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kota Depok dalam pembuatan ijazah. Dengan ijazah inilah, lulusan 
Edukasi Dasar bisa mendaftar masuk Sekolah Dasar di tahun ajaran baru nanti.
<

Kpk periksa Adhyaksa dault terkait kasus hambalang


Kpk periksa Adhyaksa dault terkait kasus hambalang
Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/12/2012). Adhyaksa akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka kasus itu,mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng.
"Benar, diperiksa sebagai saksi untuk AAM (Andi Alfian Mallarangeng)," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta.
Adhyaksa diperiksa karena dianggap tahu seputar proyek Hambalang. Proyek pembangunan sarana dan prasarana olahraga itu sudah digagas sejak Adhyaksa menjabat Menpora.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Adhyaksa mengatakan kalau proyek Hambalang dipaksakan. Tanah seluas 32 hektar untuk bangunan Hambalang sebenarnya tak layak untuk digunakan. Namun, lahan itu ternyata tetap dipaksa dibangun untuk dijadikan pusat olahraga, dengan sarana dan prasarana yang lengkap. Padahal, selain kondisi yang berbukit-bukit, jenis tanahnya keras seperti batu saat musim panas dan menjadi bubur jika musim hujan.
"Seperti sulap, tanah yang tidak layak untuk dibangun, salah satunya gedung berlantai delapan dan sertifikat tanahnya yang bermasalah, tiba-tiba gampang saja dibangun dan dikeluarkan sertifikatnya pada periode Menteri Pemuda dan Olahrga Andi Mallarangeng," kata Adhyaksa beberapa waktu lalu.
Adhyaksa menambahkan, dengan kondisi tanah dan sertifikat yang belum diperoleh pada periodenya, pembangunan sekolah olahraga di lokasi tersebut akhirnya belum bisa dilakukan.
Kementerian Keuangan memberikan tanda bintang di pos anggaran senilai Rp 125 miliar yang diajukan Kemenpora pada zaman Adhyaksa. Kemudian pada masa Andi Mallarangeng, anggaran untuk Hambalang meningkat cukup signifikan menjadi Rp 1,2 triliun.
Dalam kasus Hambalang ini, KPK menetapkan Andi serta Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Keduanya diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang sehingga menguntungkan diri sendiri atau pihak lain, dan justru merugikan keuangan negara.

Kamis, 03 Januari 2013

ES PISANG IJO




Jakarta 28/12/2012. Es pisang ijo ini adalah makanan khas asli makasar ,  biasa dihidangkan dalam acara pernikahan dan khitanan. Pisang yang digunakan adalah pisang raja . Es pisang yang disediakan berbagai macam variasi tetapi yang sering dibeli oleh konsumen adalah es pisang ijo rasa keju . Harga es pisang ijo ini berkisaran 8000-12000 rupiah per porsi .  Es pisang ijo ini sudah tersebar di berbagai cabang salah satunya di tmii .  Pedagang es pisang ijo ini bias buka pukul 13.00-17.00 wib . Es pisang ijo ini di jual di pinngir jalan tmii menggunakan mobil yang dimana banyak sekali pengusaha- pengusaha sudah pintar untuk memilih berjualan menggunakan mobil , sangat kreatif dan pintar , tetapi terkadang bisa meyebabkan kemacetan di area tmii , banyak pembeli – pembeli yang memarkir kendaraanya di pinggir jalan .

Dendy Prasetya diperiksa KPK

Tersangka kasus pengadaan komputer di madrasah tsanawiyah dan pengadaan Alquran di Kementerian Agama selesai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Tetapi, usai diperiksa, dia masih dibolehkan pulang dengan alasan masih menjalani pengobatan.

"Saya terima kasih kepada teman-teman atas doanya. Serta kepada KPK yang masih memberi toleransi kepada saya," kata Dendy kepada wartawan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/12). Dia keluar pada pukul 15.26 WIB.

Dendy berharap perkara yang dia hadapi segera selesai. Dia juga berterima kasih lantaran masih dibolehkan pulang dan berobat.

Dendy datang pada pukul 10.30 WIB ditemani beberapa kerabatnya. Seperti biasa, lantaran kakinya masih sakit pasca ditabrak sepeda motor, dia menggunakan tongkat penyangga buat menaiki tangga lobi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Setelah itu, dia masuk menggunakan kursi roda dan sempat memberi pernyataan kepada wartawan.

KPK sudah menetapkan Dendy bersama ayahnya, anggota Komisi VIII DPR Zulkarnaen Djabar, sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan kitab suci Alquran dan pengadaan komputer untuk Madrasah di Kementerian Agama.

Zulkarnaen dan Dendy diduga menerima aliran dana Rp 10 miliar buat mengarahkan anggaran dan mempengaruhi pemenangan rekanan untuk tiga proyek di lembaga pimpinan Menteri Agama Suryadharma Ali itu. Proyek itu antara lain pengadaan laboratorium buat madrasah tsanawiyah pada 2011 senilai Rp 31 miliar, pengadaan kitab suci Alquran pada 2011 Rp 20 miliar dan pengadaan Alquran pada 2012.

Sampai saat ini, KPK baru menahan Zulkarnaen Djabar. Awalnya dia dibui di Rumah Tahanan KPK, tapi sudah dipindahkan ke Rumah Tahanan KPK cabang Pomdam Jaya, Guntur, Manggarai, Jakarta Selatan.

SAMSUNG SMART FEATURES


SAMSUNG SMART FEATURES

Depok, 10/12/2012 Pernah membayangkan menyalakan TV cukup dengan gerakan tangan atau perintah suara? Mungkin teknologi masa depan semacam ini pernah Anda lihat di film-film. Namun kini, Samsung membawanya secara nyata untuk Anda.
Memperkenalkan Samsung Slim LED TV ES8000 (Seri 8) yang hadir memberikan pengalaman luar biasa dan akan membawa Anda ke masa depan. Smart TV ini memang pantas menyandang predikat "The Future of Smart TV", karena di dalamnya sudah melekat tiga teknologi terbaru, yaitu Smart Interaction, Smart Content, dan Smart Evolution.
Namun Orang lebih tahu Smart Interaction , 
Dika sebagai Pc Samsung yang kami jumpai di Toko Modern Electronik Di Depok. Mengatakan Smart Interaction memungkinkan Anda mengatur TV hanya dengan menggunakan perintah suara, gerakan tangan yang sederhana, dan bahkan pengenalan wajah. Misalnya Anda juga bisa bermain Game Angry Bird dengan tangan dari jarak 2 -  4 Meter dari depan TV.



Cukup dengan mengepalkan tangan untuk merik ketapelnya , dan melepaskan ketapelnya cukup melebarkan tangan kita.
Menarik bukan? Untuk lebih jelasnya, Anda dapat mengenal lebih jauh tentang berbagai seri dari Samsung Smart TV, termasuk Smart TV Seri 8 ini dengan AR Simulator. Teknologi ini merupakan sebuah cara untuk mensimulasikan Samsung Smart TV yang dapat membantu Anda menemukan TV yang tepat pada lingkungan terbaik dari berbagai sudut. Dan Temukan kejutan lainnya dari Samsung Smart TV di www.samsung.com/id, atau melalui Facebook (Samsung Indonesia) dan Twitter (@Samsung_ID).

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More