Bogor,
16/12/2012 Ki Wahyu Afandi Suradinata, bsc ( 59 ), adalah seorang Guru Teupa
(pembuat) kujang Pajajaran di Tataran Sunda. Ia telah menggeluti perkujangan
cukup lama, dan hampir semua orang di tataran Sunda khususnya mengenalnya. Bertempat
di Jl. Parung banteng rt.04/01 Kel.Katulampa – Kec. Bogor Timur, Kota Bogor.
Di rumahnya
sendiri ia membuka bengkel sendiri ia sudah menekuni usaha
sampingannya sejak tahun 1994 lalu. Proses pembuatannya pembakaran dilakukan di
bengkel lain, bengkel sederhana ini dipenuhi oleh bahan kujang setengah jadi,
souvenir berbentuk kujang berukuran mini tertumpuk meninggi di sebuah kotak
persegi, ada yang berbahan dasar kuningan ada pula yang leburan dari besi dan
baja.
Saya sempat
bertanya kepada pak Wahyu, mengapa alasan apa beliau membuat kujang ini? Beliau
mengatakan alasan membuat kujang ini ikut melestarikan budaya leluhur sunda,
terutama Kujang. Banyak orang tidak tahu arti tentang Kujang. Kujang adalah
salah satu jenis senjata tajam yang di budayakan oleh masyrakat sunda
tradisional, khusunya oleh keluarga kerajaan sunda tempo dulu.
Dan
sekarang ini beberapa golongan masyarakat mulai banyak yang
menyukai Kujang. Baik sebagai koleksi pusaka maupun koleksi souvenir. Dan
bukan hanya orang Sunda yang menjadi kolektor, bahkan juga ada yang
datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain. Namun memang belum semua
lapisan masyarakat Sunda, kebanyakan mereka berasal dari kalangan Budayawan
Sunda.
Bogor,
16/12/2012 Ki Wahyu Afandi Suradinata, bsc ( 59 ), adalah seorang Guru Teupa
(pembuat) kujang Pajajaran di Tataran Sunda. Ia telah menggeluti perkujangan
cukup lama, dan hampir semua orang di tataran Sunda khususnya mengenalnya. Bertempat
di Jl. Parung banteng rt.04/01 Kel.Katulampa – Kec. Bogor Timur, Kota Bogor.
Di rumahnya
sendiri ia membuka bengkel sendiri ia sudah menekuni usaha
sampingannya sejak tahun 1994 lalu. Proses pembuatannya pembakaran dilakukan di
bengkel lain, bengkel sederhana ini dipenuhi oleh bahan kujang setengah jadi,
souvenir berbentuk kujang berukuran mini tertumpuk meninggi di sebuah kotak
persegi, ada yang berbahan dasar kuningan ada pula yang leburan dari besi dan
baja.
Saya sempat
bertanya kepada pak Wahyu, mengapa alasan apa beliau membuat kujang ini? Beliau
mengatakan alasan membuat kujang ini ikut melestarikan budaya leluhur sunda,
terutama Kujang. Banyak orang tidak tahu arti tentang Kujang. Kujang adalah
salah satu jenis senjata tajam yang di budayakan oleh masyrakat sunda
tradisional, khusunya oleh keluarga kerajaan sunda tempo dulu.
Dan
sekarang ini beberapa golongan masyarakat mulai banyak yang
menyukai Kujang. Baik sebagai koleksi pusaka maupun koleksi souvenir. Dan
bukan hanya orang Sunda yang menjadi kolektor, bahkan juga ada yang
datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain. Namun memang belum semua
lapisan masyarakat Sunda, kebanyakan mereka berasal dari kalangan Budayawan
Sunda.
Tertarik
memiliki kujang sebagai pusaka? Silahkan menghubungi paneupaanKujang
Pajajaran a/n pak Wahyu Affandi Suradinata, Jalan Parung Banteng rt04/01 no.120
Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Telpon (0251) 2270228.








0 komentar:
Posting Komentar