Kamis, 03 Januari 2013

KUJANG DI TATARAN SUNDA


Bogor, 16/12/2012 Ki Wahyu Afandi Suradinata, bsc ( 59 ), adalah seorang Guru Teupa (pembuat) kujang Pajajaran di Tataran Sunda. Ia telah menggeluti perkujangan cukup lama, dan hampir semua orang di tataran Sunda khususnya mengenalnya. Bertempat di Jl. Parung banteng rt.04/01 Kel.Katulampa – Kec. Bogor Timur, Kota Bogor.

Di rumahnya sendiri ia membuka bengkel sendiri  ia  sudah menekuni usaha sampingannya sejak tahun 1994 lalu. Proses pembuatannya pembakaran dilakukan di bengkel lain, bengkel sederhana ini dipenuhi oleh bahan kujang setengah jadi, souvenir berbentuk kujang berukuran mini tertumpuk meninggi di sebuah kotak persegi, ada yang berbahan dasar kuningan ada pula yang leburan dari besi dan baja.
Saya sempat bertanya kepada pak Wahyu, mengapa alasan apa beliau membuat kujang ini? Beliau mengatakan alasan membuat kujang ini ikut melestarikan budaya leluhur sunda, terutama Kujang. Banyak orang tidak tahu arti tentang Kujang. Kujang adalah salah satu jenis senjata tajam yang di budayakan oleh masyrakat sunda tradisional, khusunya oleh keluarga kerajaan sunda tempo dulu.
Dan sekarang ini beberapa golongan masyarakat mulai banyak yang menyukai Kujang. Baik sebagai koleksi pusaka maupun koleksi souvenir. Dan bukan hanya orang Sunda yang menjadi kolektor, bahkan juga ada yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain. Namun memang belum semua lapisan masyarakat Sunda, kebanyakan mereka berasal dari kalangan Budayawan Sunda.

Bogor, 16/12/2012 Ki Wahyu Afandi Suradinata, bsc ( 59 ), adalah seorang Guru Teupa (pembuat) kujang Pajajaran di Tataran Sunda. Ia telah menggeluti perkujangan cukup lama, dan hampir semua orang di tataran Sunda khususnya mengenalnya. Bertempat di Jl. Parung banteng rt.04/01 Kel.Katulampa – Kec. Bogor Timur, Kota Bogor.

Di rumahnya sendiri ia membuka bengkel sendiri  ia  sudah menekuni usaha sampingannya sejak tahun 1994 lalu. Proses pembuatannya pembakaran dilakukan di bengkel lain, bengkel sederhana ini dipenuhi oleh bahan kujang setengah jadi, souvenir berbentuk kujang berukuran mini tertumpuk meninggi di sebuah kotak persegi, ada yang berbahan dasar kuningan ada pula yang leburan dari besi dan baja.
Saya sempat bertanya kepada pak Wahyu, mengapa alasan apa beliau membuat kujang ini? Beliau mengatakan alasan membuat kujang ini ikut melestarikan budaya leluhur sunda, terutama Kujang. Banyak orang tidak tahu arti tentang Kujang. Kujang adalah salah satu jenis senjata tajam yang di budayakan oleh masyrakat sunda tradisional, khusunya oleh keluarga kerajaan sunda tempo dulu.
Dan sekarang ini beberapa golongan masyarakat mulai banyak yang menyukai Kujang. Baik sebagai koleksi pusaka maupun koleksi souvenir. Dan bukan hanya orang Sunda yang menjadi kolektor, bahkan juga ada yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain. Namun memang belum semua lapisan masyarakat Sunda, kebanyakan mereka berasal dari kalangan Budayawan Sunda.
Tertarik memiliki kujang sebagai pusaka? Silahkan menghubungi paneupaanKujang Pajajaran a/n pak Wahyu Affandi Suradinata, Jalan Parung Banteng rt04/01 no.120 Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Telpon (0251) 2270228.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More